Supervisi

Menurut KBBI Daring Kemdikbud kata supervisi memiliki arti pengawasan utama; pengontrolan tertinggi atau penyeliaan. Sesuai misi website ini, supervisi yang akan menjadi bahan bahasan di dalam posting website ini lebih dikhususkan dalam bidang pendidikan. Namun demikian, makna supervisi bukan hanya sempit pada pembelajaran tetapi juga dalam manajemen pendidikan khususnya di sekolah.

Supervisi adalah usaha atau kegiatan pembinaan yang direncanakan untuk membantu para guru dan pegawai sekolah atau lembaga pendidikan lainnya dalam melakukan pekerjaan mereka secara efektif dan efisien. Dengan melaksanakan supervisi berkelanjutan memungkinkan guru, pegawai sekolah, kepala sekolah maupun pengawas sekolah dapat memiliki kinerja yang baik dan optimal. Kondisi ini akan mendorong semua pihak mampu berprestasi dan berdedikasi serta melakukan refleksi keberhasilannya melalui penulisan best practice / praktik baik. Karya best practice yang sudah sering memperoleh penghargaan antara lain best practice guru, best practice kepala sekolah dan best practice pengawas sekolah.

Dalam penyelenggaraan pendidikan supervisi dilaksanakan oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap keberhasilan pelaksanaan pendidikan. Petugas yang lazim melaksanakan tugas supervisi antara lain kepala sekolah, pengawas sekolah maupun pejabat struktural bidang pendidikan. Kepala sekolah dan pengawas sekolah melaksanakan tugas-tugas supervisi melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut. Lebih rinci tahapan-tahapan supervisi didokumentasikan dalam bentuk:

Menyusun program pengawasan

Menyusun program pembimbingan dan pelatihan

Melaksanakan pembinaan guru dan kepala Sekolah

Melaksanakan pelatihan guru dan kepala sekolah

Melaksanakan pelatihan kepala sekolah menyusun program sekolah

Melaksanakan penilaian kinerja guru dan kepala sekolah

Melakukan evaluasi pembinaan guru dan kepala sekolah