User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

Analisis Materi Pembelajaran

Analisis Materi Pembelajaran itu penting! Analisis Materi Pembelajaran kunci akurasi pembelajaran. Analisis Materi Pembelajaran tahapan perencanaan yang penting artinya untuk menghasilkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 yang lengkap secara materi dan memenuhi syarat secara pedagogik. Karena itu, hasil akhir analisis materi pembelajaran bukan saja tepat secara materi namun juga memudahkan siswa menguasai kompetensi dasar. Mengapa begitu? Adakah ‘jurus-jurus’ jitu analisis materi pembelajaran ? Mari kita diskusikan bagaimana kita melakukan Analisis Materi Pembelajaran.

analisis materi pembelajaran

Pengetahuan Dasar Analisis Materi Pembelajaran

Analisis Materi Pembelajaran merupakan salah satu bentuk aktivitas perencanaan yang menuntut penerapan kompetensi pedagogik maupun kompetensi profesional guru. Kegiatan analisis materi pembelajaran ini memerlukan kompetensi guru yang terkait dengan hal-hal berikut:

  1. Pengetahuan konten materi ajar (konten knowledge)

Analisis Materi Pembelajaran jelas sekali menuntut pengetahuan guru terhadap mata pelajaran yang diampunya. Penguasaan materi ajar oleh guru pengampu memungkinkan guru mengidentifikasi hal-hal fundamental maupun pengetahuan dan keterampilan lain yang dibangun di atas fundamen tersebut. Kelemahan penguasaan materi jelas menjadi kendala analisis materi pembelajaran.

  1. Pengetahuan pedagogik materi ajar (paedagogic knowledge)

Analisis Materi Pembelajaran memerlukan pengetahuan dan keterampilan guru bagaimana mengajarkan materi ajar itu? Ini bukan tentang penguasaan kita tentang materi ajar tetapi bagaimana melatihkan kepada siswa.

Materi pembelajaran adalah isi rumusan Kompetensi Dasar (KD). Materi pembelajaran ialah pengalaman-pengalaman belajar yang seharusnya diinteraksikan di antara peserta didik dan lingkungan belajarnya untuk mencapai kemampuan dasar (baca kompetensi dasar) yaitu perubahan perilaku siswa sebagai hasil belajar dari mata pelajaran.

Sebagai unit kompetensi, satu Kompetensi Dasar (KD) (kemampuan melakukan sesuatu) tersusun dari beberapa sub kompetensi yang lebih sempit lingkupnya yang disebut Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK). Di dalam satu kompetensi dasar (KD) dapat terdiri dari beberapa indikator pencapaian kompetensi. Guru harus dapat menemukan indikator-indikator pencapaian kompetensi ini. Menemukan Indikator Pencapaian Kompetensi adalah salah satu langkah Analisis Materi Pembelajaran.

OK, kita sudah menemukan indikator-indikator pencapaian kompetensi, bagaimana kita bisa mengajarkan atau melatihkan kepada siswa. Dapatkah siswa bisa langsung menguasai dan menunjukkan indikator pencapaian kompetensi? Tentu tidak kan? Kita harus menguraikan tiap-tiap indikator tersebut menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih rinci agar dapat dikuasai siswa sedikit demi sedikit. Hal-hal rincian ini yang dijadikan tujuan pembelajaran. Semua inilah aktivitas-aktivitas Analisis Materi Pembelajaran. Nah sekarang perhatikan ilustrasi berikut :

analisis materi pembelajaran 

Indikator pencapaian kompetensi merupakan rumusan kemampuan yang harus dilakukan atau ditampilkan oleh siswa untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar (KD). Diskusi tentang hal ini lihat posting saya yang lain di …  Indikator pencapaian kompetensi

Tujuan pembelajaran dirumuskan berdasarkan KD dari KI pengetahuan dan KD dari KI keterampilan dengan mengaitkan dimensi sikap yang akan dikembangkan. Diskusi tujuan pembelajaran lebih rinci lihat posting saya yang lain di Tujuan pembelajaran

Analisis Materi Pembelajaran memerlukan Kata Kerja Operasional (KKO) dari taksonomi-taksonomi. Pada KD pengetahuan menggunakan taksonomi Bloom olahan Anderson, KD keterampilan untuk keterampilan kongkrit menggunakan taksonomi Simpson dan Dave, sedangkan keterampilan abstrak menggunakan taksonomi Dyer. Dimensi-dimensinya sudah kita analisis pada Analisis SKL KI KD. Diskusi lebih rinci dapat dilihat pada posting saya yang lain di Analisis SKL KI KD.

Analisis Materi Pembelajaran menuntut kita menentukan rujukan sumber bahan ajar. Materi ajar dapat berasal dari buku teks pelajaran dan buku panduan guru, sumber belajar lain berupa muatan lokal, materi kekinian, konteks pembelajaran dari lingkungan sekitar yang dikelompokkan menjadi materi untuk pembelajaran reguler, pengayaan, dan remedial (Permendikbud … )

Analisis Materi Pembelajaran juga mempertimbangkan hal-hal berikut.

  1. Relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan.
  2. Tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial dan spiritual peserta didik.
  3. Kebermanfaatan bagi peserta didik.
  4. Struktur keilmuan.
  5. Berbagai sumber belajar (referensi yang relevan dan termutakhir)
  6. Alokasi waktu.

Langkah-langkah Analisis Materi Pembelajaran

Analisis Materi Pembelajaran dilakukan dengan langkah-langkah seperti diuraikan berkut ini:

 

Pertama, siapkan Format Analisis Materi Pembelajaran seperti contoh berikut …

 

Tabel 1. Penjabaran KI dan KD ke dalam Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK), Tujuan Pembelajaran dan Materi Pembelajaran

 

Mata Pelajaran: ……………………………………………..

ANALISIS MATERI PEMBELAJARAN

KI Program Pendidikan 3 Tahun

1.       

2.       

3.       

Kompetensi Dasar

IPK

Tujuan Pembelajaran

Materi Pembelajaran

3.2    

3.2.1

a.     

 

 

 

b.       

 

 

3.2.2

a.     

 

 

 

b.       

 

 

3.2.3

a.                    

 

4.       

Kompetensi Dasar

IPK

Tujuan Pembelajaran

Materi Pembelajaran

4.2

4.2.1

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

a.  

 

 

4.2.2

a.  

 

Kedua, isi Format Analisis Materi Pembelajaran di atas. Ikuti arahan berikut …

  1. Di samping angka 1. , 2. , 3. dan 4. Diisikan berturut-turut kompetensi inti spiritual, kompetensi inti sosial, kompetensi inti pengetahuan dan kompetensi inti keterampilan yang dapat diperoleh dari dokumen Kompetensi Inti Kompetensi Dasar KI KD SMK 2017. Kalau belum punya dokumen KI KD, DOWNLOAD dari posting saya yang lain … di sini Kompetensi Inti Kompetensi Dasar KI KD SMK 2017

 

  1. Di bawah kolom Kompetensi Dasar (ada 2) masing-masing diisikan KD Pengetahuan (atas) dan KD Keterampilan (bawah) yang berpasangan. Copy dari file dokumen KI KD ke form Analisis Materi Pembelajaran di atas.

 

  1. Pada kolom IPK KD Pengetahuan (atas) di samping angka 3.2.1 tuliskan Indikator pencapaian kompetensi pengetahuan ke 1. INGAT !!! Sebelum disusun dalam format Analisis Materi Pembelajaran ini Indikator pencapaian kompetensi SUDAH DIURUTKAN dengan prinsip:

 

  • Disusun dari yang paling MUDAH menuju yang paling SULIT
  • Disusun dari yang NYATA menuju yang ABSTRAK
  • Tetapi tetap MENGIKUTI Struktur keilmuannya

 

  1. Pada kolom tujuan pembelajaran, isikan tujuan pembelajaran ke 1, ke 2 dst untuk mendukung pencapaian IPK ke 1. Semakin banyak tujuan pembelajaran berarti pembelajaran akan semakin lengkap, makin sedikit tujuan pembelajaran berarti semakin minimalis pembelajaran ( Relakah anak , adik , keponakan rekan-rekan diberi pembelajaran TIDAK LENGKAP ?)
  2. Pada kolom Materi Pembelajaran, isikan materi pembelajaran yang harus dibahas untuk mendukung pencapaian IPK 1, otomatis ini akan mendukung pencapaian KD karena IPK 1 sudah dianalisis dan ditentukan untuk mendukung KD. Lanjutkan pengisian kolom IPK , tujuan pembelajaran dan materi pembelajaran pada Kompetensi Dasar Pengetahuan sesuai KD pengetahuan Anda. Sampai tahap ini Analisis Materi Pembelajaran KD Pengetahuan selesai
  3. Analisis Materi Pembelajaran KD Keterampilan, prinsip pengisiannya sama dengan Analisis Materi Pembelajaran KD Pengetahuan. Namun demikian ada perbedaannya yaitu:
  • Kata Kerja Operasional (KKO) yang digunakan pada keterampilan diambil dari taksonomi Simpson , Dave atau Dyers sedangkan KD pengetahuan dari taksonomi Bloom / Anderson.
  • Rumusan IPK, Tujuan pembelajaran dan Materi pembelajaran menjurus pada bentuk aktivitas melakukan sesuatu.

Contoh Analisis Materi Pembelajaran

Analisis Materi Pembelajaran pada contoh berikut ini, admin kutipkan dari Modul Bimtek Implementasi Kurikulum 2013. Maksud saya adalah agar pembaca / rekan-rekan yang belum mengikuti bimtek implementasi Kurikulum 2013 juga bisa mempelajari dari rujukan diskusi kita  Analisis Materi Pembelajaran dari sumber asalnya.

Tabel 1. Penjabaran KI dan KD ke dalam Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK), Tujuan Pembelajaran dan Materi Pembelajaran

(Permendikbud ….)

Mata Pelajaran: Simulasi dan Komunikasi Digital

KI Program Pendidikan 3 Tahun

1.       Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

2.      Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif melalui keteladanan, pemberian nasehat, penguatan, pembiasaan, dan pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

3.      Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.

Kompetensi Dasar

IPK

Tujuan Pembelajaran

Materi Pembelajaran

3.3   Menerapkan pengetahuan pengelolaan informasi digital.

3.3.1 Menerangkan komunikasi daring asinkron.

a.    Melalui diskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat:

·   Mengelompokkan bentuk komunikasi daring asinkron sesuai karakteristik dengan bertanggungjawab.

·   Menjelaskan komunikasi daring asinkron sesuai prinsip dengan cermat

·   menjelaskan 2 jenis pengelolaan informasi digital melalui komunikasi daring online dengan santun

Konsep Komunikasi daring asinkron.

 

3.3.2 Menerangkan komunikasi daring sinkron.

b.   Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat:

·   menjelaskan terjadinya komunikasi daring sinkron sesuai prinsip dengan cermat.

·   menentukan kebutuhan pokok fasilitas yang diperlukan untuk pengelolaan informasi digital daring online secara mandiri.

Konsep Komunikasi daring sinkron

 

3.3.3 Menerapkan komunikasi daring asinkron dan komunikasi daring sinkron.

c.    Melalui diskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat melakukan carakomunikasi daring online sesuai prosedurdengan percaya diri.

Teknik  Komunikasi daring asinkron dan komunikasi daring sinkron.

4.      Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang kerja. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.Menunjukkanketerampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempresepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan gerak alami, dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

Kompetensi Dasar

IPK

Tujuan Pembelajaran

Materi Pembelajaran

4.3 Menyajikan hasil penerapan pengelolaan informasi digital melalui komunikasi daring online.

4.3.1 Mengikuti(Meniru) komunikasi daring asinkron dan sinkron berdasarkan contoh.

d.   Disediakan peralatan komunikasi dan jaringan internet, peserta didik dapat melakukan komunikasi daring asinkron dan sinkron berdasarkan contoh dengan percaya diri

·   Mendemontrasikan Komunikasi daring asinkron dan sinkron

 

4.3.2 Mendemonstrasikan komunikasi daring asinkron dan sinkron berdasarkan tugas

e.   Disediakan peralatan komunikasi dan jaringan internet, peserta didik dapat mendemonstrasikan komunikasi daring asinkron dan sinkron berdasarkan tugas sesuai prosedur dengan percaya diri

 

Hasil Analisis Materi Pembelajaran

Analisis Materi Pembelajaran seperti telah dijelaskan di atas dan diberikan cara pengisian maupun contoh Analisis Materi Pembelajaran memberikan hasil yang berguna bagi kita yaitu:

  1. Kompetensi Dasar Pengetahuan dan Keterampilan sudah terjabarkan kedalam Indikator Pencapaian Kompetensi, Tujuan Pembelajaran dan Materi pembelajaran yang sudah kita ‘bumbui’ dengan seni membelajarkan siswa (pengetahuan pedagogik), insya Allah … JOOSS
  2. Kompetensi Dasar , Indikator Pencapaian Kompetensi, Tujuan Pembelajaran dan Materi pembelajaran SUDAH TERURUT dengan penerapan prinsip-prinsip pedagogik.
  3. Kompetensi Dasar , Indikator Pencapaian Kompetensi, Tujuan Pembelajaran dan Materi pembelajaran SIAP dituangkan ke Analisis Penerapan Model Pembelajaran dengan pemaduan sintaksnya.
Kelemahan pada Analisis Materi Pembelajaran

Analisis Materi Pembelajaran seperti tampak pada judul-judul kolomnya, mudah sekali. Karena kolom-kolom dalam format Analisis Materi Pembelajaran nampak mudah kita sering terjebak menerapkan konsep-konsep lama yang seharusnya sudah diganti. Beberapa kelemahan Analisis Materi Pembelajaran yang sering ditemukan antara lain:

  1. Rekan-rekan sering banyak yang tidak sempat atau belum menyempatkan membaca modul Analisis Materi Pembelajaran sehingga pengisian kolomnya banyak yang kurang tepat.
  2. Rumusan Indikator Pencapaian Kompetensi sering kurang tepat karena belum melakukan Analisis SKL KI KD sehingga tidak tahu level KKO yang mana dari taksonomi siapa yang digunakan.
  3. Kelemahan yang lain sering tampak pada perumusan Tujuan Pembelajaran. Banyak rekan yang rumusan tujuan pembelajarannya masih seperti yang lama.

Ok … demikianlah diskusi sekitar Analisis Materi Pembelajaran. Semoga bermanfaat dan jika ada kekurangan pada teks diskusi di atas dipersilahkan rekan-rekan memberikan sharing pengalamannya. Salam.

 

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive
Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

Silabus Kurikulum 2013 SMK Revisi

 

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

Kerangka Dasar Kurikulum 2013

A.     Landasan Filosofis

Landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum menentukan kualitas peserta didik yang akan dicapai kurikulum, sumber dan isi dari kurikulum, proses pembelajaran, posisi peserta didik, penilaian hasil belajar, hubungan peserta didik dengan masyarakat dan lingkungan alam di sekitarnya. 

Kurikulum 2013 dikembangkan dengan landasan filosofis yang memberikan dasar bagi pengembangan seluruh potensi peserta didik menjadi manusia Indonesia berkualitas yang tercantum dalam tujuan pendidikan nasional.

Pada dasarnya tidak ada satupun filosofi pendidikan yang dapat digunakan secara spesifik untuk pengembangan kurikulum yang dapat menghasilkan manusia yang berkualitas. Berdasarkan hal tersebut, Kurikulum 2013 dikembangkan menggunakan filosofi sebagai berikut.

  1. Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun kehidupan bangsa masa kini dan masa mendatang. Pandangan ini menjadikan Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan budaya bangsa Indonesia yang beragam, diarahkan untuk membangun kehidupan masa kini, dan untuk membangun dasar bagi kehidupan bangsa yang lebih baik di masa depan. Mempersiapkan peserta didik untuk kehidupan masa depan selalu menjadi kepedulian kurikulum, hal ini mengandung makna bahwa kurikulum adalah rancangan pendidikan untuk mempersiapkan kehidupan generasi muda bangsa. Dengan demikian, tugas mempersiapkan generasi muda bangsa menjadi tugas utama suatu kurikulum. Untuk mempersiapkan kehidupan masa kini dan masa depan peserta didik, Kurikulum 2013 mengembangkan pengalaman belajar yang memberikan kesempatan luas bagi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diperlukan bagi kehidupan di masa kini dan masa depan, dan pada waktu bersamaan tetap mengembangkan kemampuan mereka sebagai pewaris budaya bangsa dan orang yang peduli terhadap permasalahan masyarakat dan bangsa masa kini.
  2. Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif. Menurut pandangan filosofi ini, prestasi bangsa di berbagai bidang kehidupan di masa lampau adalah sesuatu yang harus termuat dalam isi kurikulum untuk dipelajari peserta didik. Proses pendidikan adalah suatu proses yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya menjadi kemampuan  berpikir rasional dan kecemerlangan akademik dengan memberikan makna terhadap apa yang dilihat, didengar, dibaca, dipelajari dari warisan budaya berdasarkan makna yang ditentukan oleh lensa budayanya dan sesuai dengan tingkat kematangan psikologis serta kematangan fisik peserta didik. Selain mengembangkan kemampuan berpikir rasional dan cemerlang dalam akademik, Kurikulum 2013 memposisikan keunggulan budaya tersebut dipelajari untuk menimbulkan rasa bangga, diaplikasikan dan dimanifestasikan dalam kehidupan pribadi, dalam interaksi sosial di masyarakat sekitarnya, dan dalam kehidupan berbangsa masa kini.
  3. Pendidikan ditujukan untuk mengembangkan kecerdasan intelektual dan kecemerlangan akademik melalui pendidikan disiplin ilmu. Filosofi ini menentukan bahwa isi kurikulum adalah disiplin ilmu dan pembelajaran adalah pembelajaran disiplin ilmu (essentialism). Filosofi ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan intelektual dan kecemerlangan akademik.
  4. Pendidikan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang lebih baik dari masa lalu dengan berbagai kemampuan intelektual, kemampuan berkomunikasi, sikap sosial, kepedulian, dan berpartisipasi untuk membangun kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik (experimentalism and social reconstructivism). Dengan filosofi ini, Kurikulum 2013 bermaksud untuk mengembangkan potensi peserta didik menjadi kemampuan dalam berpikir reflektif bagi penyelesaian masalah sosial di masyarakat, dan untuk membangun kehidupan masyarakat demokratis yang lebih baik.

Dengan demikian, Kurikulum 2013 menggunakan filosofi sebagaimana di atas dalam mengembangkan kehidupan individu peserta didik dalam beragama, seni, kreativitas, berkomunikasi, nilai dan berbagai dimensi inteligensi yang sesuai dengan diri seorang peserta didik dan diperlukan masyarakat, bangsa dan umat manusia. 

B.            Landasan Sosiologis

Kurikulum 2013 dikembangkan atas dasar adanya kebutuhan akan perubahan rancangan dan proses pendidikan dalam rangka memenuhi dinamika kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara, sebagaimana termaktub dalam tujuan pendidikan nasional. Dewasa ini perkembangan pendidikan di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Perubahan ini dimungkinkan karena berkembangnya tuntutan baru dalam masyarakat, dunia kerja, dan dunia ilmu pengetahuan yang berimplikasi pada tuntutan perubahan kurikulum secara terus menerus. Hal itu dimaksudkan agar pendidikan selalu dapat menjawab tuntutan perubahan sesuai dengan jamannya. Dengan demikian keluaran pendidikan akan mampu memberikan kontribusi secara optimal dalam upaya membangun masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge-based society). 

C.            Landasan Psikopedagogis

Kurikulum 2013 dimaksudkan untuk memenuhi tuntutan perwujudan konsepsi pendidikan yang bersumbu pada perkembangan peserta didik beserta konteks kehidupannya sebagaimana dimaknai dalam konsepsi pedagogik transformatif. Konsepsi ini menuntut bahwa kurikulum harus didudukkan sebagai wahana pendewasaan peserta didik sesuai dengan perkembangan psikologisnya dan mendapatkan perlakuan pedagogis sesuai dengan konteks lingkungan dan jamannya. Kebutuhan ini terutama menjadi prioritas dalam merancang kurikulum untuk jenjang pendidikan menengah khususnya SMK. Oleh karena itu implementasi pendidikan di SMK yang selama ini lebih menekankan pada pengetahuan, perlu dikembangkan menjadi kurikulum yang menekankan pada proses pembangunan sikap, pengetahuan, dan keterampilan kejuruan peserta didik melalui berbagai pendekatan yang mencerdaskan, mendidik dan memandirikan. Penguasaan substansi mata pelajaran tidak lagi ditekankan pada pemahaman konsep yang steril dari kehidupan masyarakat melainkan pembangunan pengetahuan melalui pembelajaran otentik. Dengan demikian kurikulum dan pembelajaran selain mencerminkan muatan pengetahuan sebagai bagian dari peradaban manusia, juga mewujudkan proses pembudayaan peserta didik sepanjang hayat. 

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

D.            Landasan Teoritis

Kurikulum 2013 dikembangkan atas teori “pendidikan berdasarkan standar” (standard-based education), dan teori kurikulum berbasis kompetensi (competency-based curriculum). Pendidikan berdasarkan standar menetapkan adanya standar nasional sebagai kualitas minimal warganegara yang dirinci menjadi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Kurikulum berbasis kompetensi dirancang untuk memberikan pengalaman belajar seluas-luasnya bagi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan untuk bersikap, berpengetahuan, berketerampilan, dan bertindak.

Kurikulum 2013 menganut: (1) pembelajaan yang dilakukan guru (taught curriculum) dalam bentuk proses yang dikembangkan berupa kegiatan pembelajaran di sekolah, kelas, dan masyarakat; dan (2) pengalaman belajar langsung peserta didik (learned-curriculum) sesuai dengan latar belakang, karakteristik, dan kemampuan awal peserta didik. Pengalaman belajar langsung individual peserta didik menjadi hasil belajar bagi dirinya, sedangkan hasil belajar seluruh peserta didik menjadi hasil kurikulum. 

E.             Landasan Yuridis

Landasan yuridis Kurikulum 2013 adalah:

  1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
  2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  3. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional, beserta segala ketentuan yang dituangkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional; dan

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 

 

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

Tujuan Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia.

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

 

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

Subcategories